TEMPO Interaktif, Surabaya - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur luncurkan televisi swasta lokal pertama mereka yang diberi nama TV9. Televisi yang menempati kantor bekas kantor PWNU di Jalan Darmo Surabaya ini, diresmikan oleh Gubenur Jawa Timur Soekarwo siang tadi (31/1).

Rangkaian peresmian sendiri setidaknya diikuti oleh seribuan anggota Banser dari seluruh Jawa Timur. Acara ini dilakukan setelah sebelumnya seribuan Banser ini menggelar apel dalam rangka ulang tahun Nahdlatul Ulama  ke-84 di halaman Masjid Al-Akbar Surabaya.

Usai Apel, ribuan banser ini lantas melakukan aksi jalan kaki dari masjid Al-Akbar menuju ke bekas kantor Nahdlatul Ulama di Jalan Darmo yang berjarak sekitar lima kilometer. Dalam aksi itu tampak ikut jalan kaki Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Ketua Gerakan Pemuda Ansor yang juga Wakil Gubernur Jawa Timur Saifulah Yusuf, serta Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur Kiai Mutawakil Alallah.

Sesampai di bekas kantor Nahdlatul Ulama Jawa Timur, Soekarwo langsung meresmikan keberadaan TV9 tersebut. “Sebagai organisasi terbesar, NU harus di garda depan dalam menjaga umat. TV ini semoga menjadikan NU mampu menuntun umatnya dengan baik,” kata Soekarwo.

Scroll Untuk Melanjutkan

Mutawakil Alallah mengatakan, TV9 ini sebenarnya sudah sejak lama dirancang sebagai wadah dakwah warga NU. “Semoga TV ini menjadi alternatif warga NU untuk mencari siaran bermutu,” kata Mutawakil. Angka 9 dalam nama TV ini menurut dia diambilkan dari lambang Nahdlatul Ulama yang memang memiliki sembilan bintang.

ROHMAN TAUFIQ